Monday, 30 December 2013

Kumpulan Cerpen Buatanku: Cintaku Tak Akan Punah

Tags
Sebenarnya ini bisa dibilang sebagai dokumen pribadi saya, namun karena takut hilang bila disimpan di komputer saya memutuskan untuk menulisnya di blog ini. Cerpen ini saya buat ketika masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, jadi harap maklum kalau ada tata bahasa yang berantakan dan bertema percintaan. haha.

Kumpulan Cerpen Buatanku

Perhatian: Cerpen ini setengah fiksi setengah nyata. Bisa dibilang 50% kejadian yang saya alami, 50% kejadian fiksi yang saya buat agar cerpen jadi semakin menarik. Selamat membaca.

Cerpen Satu: Cintaku Tak Akan Punah

“Siapa ya namanya? Dia begitu indah bak bidadari saja” lamunku.

“Hey Dik! Melamun saja kau dari tadi?” suara Roy mengagetkanku.

“Oh, enggak ada apa-apa kok Roy” jawabku sambil tersenyum.

“Halah, tak usah lah kau bohongi sahabatmu ini! Pasti ada sesuatu yang kau sembunyikan dari aku!”.

“Beneran.. Gak ada apa-apa Roy” elakku.

Teett.. Teett.. Suara bel masuk pun terdengar, pertanda semua siswa harus segera memasuki kelas masing-masing.

“Sudah bel tuh, mari kita masuk ke kelas” Ajakku sambil berdiri dari kursi kantin.

Selama perjalanan menuju kelas, Roy selalu menanyakan hal tadi kepadaku. Namun, aku hanya menjawabnya dengan seutas senyuman. Sebelum masuk ke kelas tiba-tiba pandanganku terhenti di sesosok gadis berjilbab yang ada di lamunanku tadi.

“Aku baru sadar, bahwa dia adalah tetangga kelasku” ucapkku dalam hati.
Belum puas memandangi wajahnya yang elok. Aku pun sudah ditarik Roy masuk kelas.

“Ayo lah Dik, Bu Dita sudah menuju kesini tuh!”
“Iya-iya..” jawabku singkat.

Disaat pelajaran sedang berlangsung, si Roy pun tetap menanyakan hal yang sama kepadaku. Dengan agak berbisik, ia bertanya.

“Dik.. Dika.. ceritalah kepadaku. Apasih yang kau pikirkan tadi?”.

Aku hanya terdiam, saat itu yang kupikirkan hanya gadis tadi. Namun, semua pikiranku itu hilang disaat Bu Dita dengan suara yang mengagetkan menanyakan sebuah pertanyaan kepadaku. Aku yang dari tadi hanya melamun kontan saja menjawab “Iya, benar bu!!” di ikuti dengan tawa teman-temanku sekelas.

“Dika.. Dika.. Makanya kalau dikelas jangan melamun saja” kata Bu Dita.

“Iya bu, maaf.” jawabku sambil tertunduk malu.

Tak lama kemudian bel pulang berbunyi. Seperti biasa, aku dan Roy selalu pulang paling akhir karena harus merapikan pakaian olahraga dan buku-buku yang ada di laci meja kita masing-masing. Setelah semuanya selesai, kita beranjak keluar kelas. Tak kusangka, aku melihat kembali gadis manis itu. Ia sedang berbincang-bincang bersama dua orang teman perempuannya di depan kelas. Belum sempat memandanginya lagi, aku sudah ditarik oleh Roy.

“Cepatlah dik, aku mau cepat-cepat pulang nih” ucapnya sambil menarik ku.

“Halah Roy, kamu itu ganggu suasana saja sih dari tadi” balasku.

“Lhoh.. Emang ganggu gimana?” ucapnya kebingungan.

“Ini tadi, kamu sudah dua kali ganggu aku melihat seseorang!”

“Hehe.. iya maaf lah, emang kau lagi melihat siapa Dik?” tanyanya penasaran.

Karena aku tidak tahu namanya dan kita sudah berada agak jauh maka, aku menjawab pertanyaan Roy dengan menunjuk dia sambil berkata.

“Itu yang berjilbab biru!”

“Oh.. Gita maksud kau? Itu sih temanku waktu Sekolah Dasar dulu. Kau suka ya?”

“Huss.. ya enggak lah” elakku

“Tak usah lah kau bohong, aku sudah paham sama sifat kau. Tenang saja, nanti ku kasih kau nomor handphonenya“

Aku pun hanya tersenyum. Setibanya di rumah, aku langsung mengambil Handphoneku dan memasukkan nomor Gita pemberian si Roy. Tak berselang lama, aku mengirim pesan singkat kepadanya, dan ia pun membalas pesanku. Dari pesan singkat inilah kita berdua berkenalan dan menjadi lebih akrab.

Hampir selama lima minggu kita selalu mengobrol lewat pesan singkat, dari situ aku mulai merasakan sesuatu. Rasa yang tak pernah kurasakan sebelumnya mungkin, rasa inilah yang biasa orang sebut dengan “cinta”.

Aku juga merasa bahwa Gita juga mempunyai rasa yang sama, hal itu terlihat dari perhatiannya yang besar kepadaku bahkan, kita pernah bicara dari hati ke hati tentang perasaan ini.

Setelah perkenalan itu, hampir setiap pulang sekolah aku selalu menyempatkan waktu untuk sekedar menyapa Gita dan bercengkrama sebentar dengannya walaupun, sesekali aku masih merasa canggung bila didekatnya. Semakin lama kita pun semakin dekat, karena kedekatan itu pula banyak teman yang menganggap kita sudah berpacaran.

Namun, rasa cinta yang sudah besar ini tiba-tiba terasa musnah ketika aku mulai mengetahui bahwa Gita sudah memiliki kekasih. Aku tak menyangka sebelumnya, karena Gita tak pernah membicarakan hal itu kepadaku. Aku mengetahuinya disaat meminjam handphonenya, aku yang tak percaya akan hal itu langsung bertanya padanya.

“Gita sudah punya pacar ya?” tanyaku pelan. Gita hanya diam membisu dan mencoba mengalihkan pembicaraan. Namun, karena aku sangat butuh jawabannya, aku pun menanyainya kembali.

“Gita, lihat aku.. Aku mau kamu jujur, kamu itu sudah punya pacar ya?”

“Iya Dik, aku sudah punya kekasih” jawabnya lirih.

Mendengar jawaban itu, aku merasa semua hal yang kulakukan ke Gita sia-sia, padahal selama ini aku sudah sangat mencintainya. Kejadian ini seakan membuat cintaku hampir punah, cinta yang
bersemi belakangan ini. Aku yang merasa kesal dengan jawaban itu kontan saja berkata:

“Ya sudah!” jawabku sambil meninggalkannya.

Kurasa Gita juga menyadari hal itu, ia berkali-kali mengirim pesan minta maaf kepadaku namun, tak satu pesan pun yang kubalas. Di sekolah, aku juga lebih memilih untuk menghindar bertemu dengannya.

Si Roy melihat ada sesuatu yang aneh denganku dan disaat jam pelajaran sedang kosong ia mendekatiku dan menanyaiku.

“Hey Dik, kau kulihat kok tidak pernah sama Gita lagi?" Tanyanya penasaran.

“Tak usah bahas itu Roy!” jawabku.

“Kau itu selalu begitu, cobalah sesekali cerita kepadaku. Ya barangkali aku bisa bantu kau” jawabnya menyakinkan.

“Aku lagi kesal sama Gita!”

“Kok bisa?”

“Iya, kamu tahu kan aku suka sama Gita?”

“Iya, aku tahu. Terus apa masalahnya?”

“Dia sudah ada yang punya dan ia tak pernah menceritakan hal itu kepadaku” jawabku pelan.

“Oh.. Begitu ceritanya. Ya kalau begitu kau lupakan sajalah dia Dik! Kan masih banyak perempuan di luar sana” Mendengar saran si Roy aku hanya terdiam. Nampaknya, Roy tahu apa yang sedang aku pikirkan. Ia pun kembali melanjutkan sarannya.

“Kalau kau tidak bisa melupakannya, sekarang hal yang bisa kau lakukan adalah menanti. Cobalah tunggu dia, tenang saja Dik semua itu pasti ada akhirnya kok”.

Mendengar ucapan si Roy aku tersadar dan hatiku terasa tergerak untuk segera meminta maaf ke Gita. Sepulang sekolah, aku menemuinya dan berkata.

“Hai Gita, maaf ya soal kemarin lusa aku sudah men..” belum sempat selesai bicara, Gita sudah menjawab.

“Iya, enggak apa-apa kok Dik, aku mengerti kok. Maaf juga ya, aku sudah buat ka..” Belum sempat Gita melanjutkan ucapannya, aku sudah memotongnya.

“Iya, enggak apa-apa kok” Jawabku sembari tersenyum.

Dan setelah kejadian itu, aku dan Gita menjadi teman akrab. Aku lebih memilih untuk menantinya, walau aku tak tahu sampai kapan harus menanti? Hal itu ku lakukakan karena aku yakin, sebuah penantian pasti ada akhirnya dan aku juga yakin bahwa cintaku tak akan punah, cintaku akan tetap lesatari, disini.. di hati kecil ini.


Cerpen Dua: Tanpa Judul

Bunyi bel terdengar menembus gendang telingaku pertanda perjuanganku untuk mencari segudang ilmu sebagai bekal masa depanku dimulai. Aku pun segera masuk kedalam kelasku tercinta yaitu kelas 9-I, kelas yang begitu banyak menyimpan hal-hal yang menarik. Suasana di kelas ini begitu nyaman, membuat siapa saja akan senang berada di kelas ini.

Di dinding-dinding terlihat tangan-tangan kreatif anak-anak 9-I, coretan-coretan pembangkit jiwa. Kondisi kelas pun bersih, lantai dan kaca terlihat sangat cemerlang, bunga-bunga juga tidak mau kalah mengisi sisi-sisi kelas serta, bangku-bangku tertata sangat rapi.

Tanpa ragu aku menuju bangku ku dengan penuh semangat, kubuka tas ku dan kuambil guru yang tak pernah marah padaku sekalipun aku banting, aku rusak, dan aku buang, ya itulah buku. Ku taruh sekumpulan kertas yang berisi segudang ilmu itu di atas meja. Tak berselang lama kemudian seorang wanita cantik, berambut panjang, memakai sepatu hitam berhak tinggi, dan membawa setumpuk buku berjalan memasuki kelas, lalu ia berkata.

“good morning class”
“good morning mom”, kami pun serentak menjawab.

Dia adalah guru bahasa Inggris, dia merupakan sosok pengajar yang menurutku mempunyai wibawa, tegas, ceria, pintar, berintelegen tinggi, dan yang membuatku sangat kagum dia tak pernah marah sekalipun aku dan teman-temanku sering membuatnya jengkel dan kesal.

Waktu pelajaran pun dimulai, pelajaran berjalan dengan baik dan tenang. Semuanya sangat berantusias mengikuti pelajaran. Namun, keadaan berubah 180 derajat karena tiba-tiba salah seorang temanku, Nana namanya menangis, berteriak-teriak histeris dan ketakutan, seakan-akan dia menghadapi masalah yang besar. Semuanya panik, suasana yang awalnya begitu menyenangkan berubah menjadi mencekam, takut, bingung semua bercampur aduk menjadi satu.

Tak berfikir panjang Bu Ririn guru bahasa Inggrisku menyuruh salah seorang temanku untuk melaporkan kejadian itu ke guru-guru. Tak berselang kemudian, para guru datang ke kelasku untuk melihat apa yang terjadi. Aku dan teman-temanku berusaha untuk tenang dan tidak terbawa suasana tapi, aku terkejut dan bingung karena temanku itu ternyata mengalami kesurupan.

“Aku seakan tak percaya, di jaman modern ini masih ada saja kejadian seperti itu. Apakah ini benar-benar terjadi?” gumamku dalam hati.

Ya itulah hidup, apa yang berada dipikiran belum tentu sebuah kenyataan.
Setelah itu, Nana dibawa ke Masjid dan diobati oleh orang pintar agar roh-roh halus tersebut segera keluar dari tubuhnya dan dia bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Aku dan teman-teman pun berdoa.

“Mengapa hal itu bisa terjadi? Mungkin dia saat itu tidak konsen, pikirannya sedang kosong sehingga mudah dimasuki” pikirku sembari berdoa.

Akan tetapi, opini yang berkembang diduga roh-roh halus yang menghuni sekolahku marah karena sekolahku jarang mengadakan syukuran apabila mendapatkan sesuatu. Ada juga yang berpendapat bahwa temanku Nana sering ramai, membuat gaduh kelas, tidak memperhatikan pelajaran sehingga roh-roh halus tersebut marah.

Ya, apapun yang menyebabkan kejadian ini, kita tidak pernah tahu. Ada baiknya kalau kita mengambil sisi positifnya saja bahwa kita sebagai manusia harus selalu ingat kepada Tuhan kapanpun, dimanapun, dan dalam kondisi apapun.

Sunday, 29 December 2013

Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline

Tags
Net Framework 3.5 merupakan sebuah hal penting yang wajib ada di laptop maupun komputer, karena tanpa adanya ini kita dipastikan tidak akan bisa untuk menjalankan aplikasi atau game tertentu, seperti game Osu dan Patch Pes 2013. Jadi, jika tidak memasang Net Framework maka dipastikan kita juga tidak bisa untuk menginstall game Osu dan Patch Pes 2013.

Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline

Saking pentingnya Net Framework ini, secara berkala kamu akan mendapatkan sebuah notifikasi dari Windows seperti gambar di atas. Jika kamu mendapat notifikasi ini maka sudah dipastikan bahwa Net Framework belum terinstall.

Namun sayangnya, secara default sistem operasi Windows 8 ke atas Net Framework ini tidak akan terpasang secara otomatis alias kita harus memasangnya secara manual. Sedangkan pemasangan secara manual ini bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu secara online dan secara offline. Berikut adalah cara memasang Net Framework 3.5 secara manual.

Cara Online

Cara yang pertama yaitu dengan menginstall Net Framework secara online atau dalam kata lain menggunakan internet. Untuk melakukan cara ini kamu cukup menyiapkan koneksi internet saja. Ketika notifikasi Windows muncul (lihat gambar di atas) silahkan klik Install this feature dan tunggu proses download hingga selesai. Untuk ukuran Net Framework ini sendiri seingat saya sekitar 100 mb ke atas (koreksi saya jika salah).

Cara Offline

Cara yang satu ini bisa kamu gunakan apabila laptop atau komputer tidak sedang terhubung ke internet hanya dengan beberapa langkah saja. Untuk melakukannya yang musti disiapkan adalah DVD installer atau flashdisk bootable Windows (Baca juga: CaraBootable Flashdisk Menggunakan Rufus). Adapun langkah-langkahnya seperti berikut ini:

Pertama, silahkan membuat sebuah folder baru bernama “net” di data C
Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline

Masukkan DVD installer atau flashdisk bootable Windows (ke laptop atau komputer melalui drive optic, kemudian buka folder sources – sxs.
Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline

Copy semua file yang terdapat pada folder sxs kemudian paste ke dalam folder net yang telah kamu buat tadi.
Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline

Buka Command Promt dengan cara mencarinya di bagian search dan jangan lupa klik kanan lalu pilih Run as administrator kemudian copy paste perintah di bawah ini, kemudian tekan tombol Enter dan tunggu hingga prosesnya selesai.
Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline

Dism.exe /online /enable-feature /featurename:NetFX3 /All /Source:c:\net /LimitAccess

Proses tersebut tidak memakan waktu yang lama, mungkin sekitar sepuluh menitan dan apabila sudah selesai alangkah baiknya jika kamu melakukan restrart laptop atau komputer terlebih dahulu.
Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline

Selamat, kini laptop atau komputermu sudah terpasang Net Framework 3.5 dan sekarang kamu sudah bisa menginstall game yang sebelumnya tidak bisa diinstall.

Saya kira cukup sekian artikel sederhana tentang Cara Install Net Framework 3.5 Windows 8/8.1 Secara Offline, semoga dapat membantu dan selamat mecoba. Apabila ada yang masih bingung atau kurang jelas bisa ditanyakan melalui kolom komentar. Terima kasih.

Friday, 27 December 2013

Cara Mudah Mengambil Screenshot di Laptop

Tags
Screenshot atau yang biasa disebut SS merupakan sebuah gambar yang diambil melalui komputer atau lebih mudahnya adalah gambar "jepretan" layar yang tampil pada monitor. Screenshot biasanya dilakukan pada komputer atau laptop, namun sekarang kita juga dapat melakukan screenshot pada ponsel pintar.

Cara Mudah Mengambil Screenshot di Laptop

Screenshot dapat digunakan untuk berbagai macam hal, seperti untuk menanyakan suatu hal kepada seseorang, dengan adanya screenshot akan memudahkan orang tersebut memahami apa masalah yang kita hadapi kemudian kalau dalam dunia blogging beda lagi, screenshot biasa digunakan sebagai bukti bahwa kita telah melakukan blogwalking ke sesama teman blogger.


"Lalu, bagaimana cara kita mengambil sebuah screenshot?"

Sebenarnya di luar sana ada banyak software yang memberikan kemudahan dalam melakukan screenshot, tapi sebenarnya ada cara manual (tanpa software) yang menurut saya lebih mudah untuk dilakukan karena cukup dengan beberapa langkah saja kita sudah bisa mendapatkan screenshot.
Cara manual ini terdiri dari tiga cara dan berikut adalah cara manual yang bisa kamu coba untuk mengambil screenshot pada laptop atau komputer.

Cara pertama

Cara Pertama yang bisa kamu coba untuk mengambil screenshot adalah dengan menekan tombol Print Screen atau Prt Sc Sys Rq (tombol ini berada di bagian atas sebelah F12, namun pada beberapa laptop kemungkinan letaknya berbeda).

Setelah itu buka Paint (aplkasi bawaan Windows yang bisa ditemukan melalui “Search”). Kalau Paint sudah terbuka silahkan tekan kombinasi tombol Ctrl+V (paste) dan secara otomatis screenshot akan muncul, langkah terakhir tinggal disimpan dengan cara klik File dan pilih Save atau Save as.

Cara Kedua

Buka aplikasi Snipping Tool (aplikasi bawaan Windows yang bisa ditemukan melalui “Search”) pilih New lalu arahkan kursor ke sudut kiri atas dan tarik ke kanan bawah atau bisa juga sebaliknya. Setelah itu pilih File dan klik Save as.

Cara Ketiga

Cara yang terakhir ini menurut saya yang paling mudah, kamu cukup menekan kombinasi tombol Windows + Print Screen atau Prt Sc Sys Rq (tombol Windows adalah tombol yang ada logo Windowsnya biasanya terletak di bagian bawah sebelah tombol Alt). Bersamaan dengan menekan tombol tersebut, layar monitor akan berkedip dan itu tandanya screenshot sudah terambil. Secara otomatis screenshot tersimpan di Pictures, atau lebih lengkapnya adalah This PC – Pictures – Screenshot.

Sementara itu, jenis file screenshot biasanya berupa .BMP, .PNG, atau .JPG dan for your information screenshot (SS) di atas merupakan hasil jepretan layar monitor laptop saya. Saya kira cukup sekian artikel sederhana tentang Cara Mudah Mengambil Screenshot di Laptop, semoga dapat membantu dan selamat mecoba. Apabila ada yang masih bingung atau kurang jelas bisa ditanyakan melalui kolom komentar. Terima kasih.