Pengalaman Tes SKB Kesemaptaan CPNS Kemenkumham 2017 - Masiptek

Friday, 26 October 2018

Pengalaman Tes SKB Kesemaptaan CPNS Kemenkumham 2017

Pengalaman Tes SKB Kesemaptaan CPNS Kemenkumham 2017

Halo, perkenalkan saya Hamba Allah dan dalam postingan ini saya akan membagikan pengalaman tes SKB Kesemaptaan CPNS Kemenkumham tahun 2017 untuk formasi penjaga tahanan.

Warning! Pengalaman ini lebih khusus untuk laki-laki, sedangkan untuk perempuan mungkin ada perbedaan. Karena pada saat tes dulu, antara laki-laki dan perempuan tidak dijadikan satu.

Rabu, 25 Oktober 2017
Setelah berhasil menaklukan Tes SKD (Seleksi Kemampuan Dasar), hari ini waktunya saya untuk kembali berjuang dalam tes yang sangat menguras tenaga dan keringat, apalagi kalau bukan tes seleksi kemampuan bidang kesemaptaan.

Dalam tes yang dilaksanakan di Politeknik Pelayaran Surabaya itu, saya mendapatkan kloter kedua (kalau tidak salah). Pada tahap ini jumlah peserta waktu itu masih terbilang banyak sehingga tes dilakukan beberapa hari dan tiap harinya dibagi menjadi beberapa kloter.

Alhamdulillah saya kebagian kloter yang saat pelaksanaan tesnya belum terlalu siang, sehingga badan masih fresh dan terik matahari belum begitu menyengat tubuh.

Tes ini diawali dengan registrasi peserta (kalau tidak salah lagi). Oke, karena saya tidak begitu ingat dengan awalannya dan apa saja yang harus dilakukan sebelum tes, maka bagian ini resmi saya skip. *tok tok tok.

Baca juga: Pengalaman Mengikuti Tes CAT SKD CPNS Kemenkumham 2017

Dalam tes SKB kesemaptaan ini para peserta harus menjalani beberapa ujian hidup, yaitu: tes lari (12 menit), pull up (1 menit), sit up (1 menit), push up (1 menit) dan terakhir shuttle run (3 kali putaran).

Dress Code: Saat itu untuk laki-laki menggunakan atasan kaos putih bawahan celana pendek putih, sedangkan perempuan menggunakan atasan putih, jilbab hitam dan bawahan celana trining warna hitam.

Tes Lari (12 Menit)

Sebelum melakukan tes lari, para peserta akan dipandu untuk melakukan pemanasan. Setelah itu peserta baru menuju ke garis start dan di sana sudah ada petugas yang akan memberi instruksi tentang mekanisme lari 12 menit.

Seingat saya, mekanisme pada saat itu adalah tiap peserta akan menerima kartu kecil dari petugas yang ditunjuk pada tiap putarannya. Jadi misal, saat lari 12 menit dapat 8 putaran lapangan maka di tangan akan ada 8 kartu kecil.

Lalu, nanti ketika waktu hampir habis akan ada petugas yang memberitahu “waktu kurang sekian menit”. Kemudian saat waktu sudah habis, peserta dilarang ke mana-mana dulu, harus diam di tempat dan menunggu petugas datang untuk mencatat hasilnya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam tes lari, ada beberapa orang yang beranggapan saat mulai start harus lari sekuat dan secepat mungkin, namun ada juga yang beranggapan untuk bisa maksimal langkah awalnya santai saja baru setelah itu kecepatan ditambah secara bertahap.

Karena saya termasuk penganut pendapat kedua, maka pada saat itu saya mulai lari dengan lari kecil kemudian secara bertahap kecepatan lari mulai saya tambah hingga mencapai top speed. Namun, pada saat pertengahan nafas mulai ngos-ngosan dan saya pun mulai menurunkan kecepatan.

Saran saya ketika sudah merasa payah di tengah-tengah, usahakan untuk tetap lari walaupun itu lari kecil, jangan sampai jalan apalagi berhenti, takutnya kalau sudah berhenti nanti jadi gak kuat lari lagi dan kalau sudah begitu siapa yang rugi?

Saat panitia bilang waktu tinggal 3 menit, saat itu saya kembali ngegas. Rasa payah di tengah-tengah tadi auto hilang karena pada waktu itu yang saya pikirkan hanya emak dan babe di rumah yang tak pernah lelah berdoa untuk keberhasilan anaknya ini.

Walaupun pada akhir tes badan jadi lemes banget dan rasanya pengen ambruk tapi tidak apalah, yang terpenting saya sudah menjalani tesnya dengan sekuat hati, tenaga dan raga yang ku miliki.

Bagi kamu yang ingin mengejar nilai sempurna (100) dalam tes ini, setidaknya kamu harus bisa berlari lebih dari 3400 meter. Sedangkan saya sendiri waktu itu hanya bisa berlari sejauh 2630 meter dan mendapatkan nilai 62. Alhamdulillah.

Tes Pull Up (1 Menit)

Setelah selesai dicatat hasilnya oleh petugas, para peserta dipersilahkan menuju tempat selanjutnya yaitu tempat pull-up. Nanti nama kita bakal dipanggil sama petugas dan selama menunggu bisa digunakan untuk istirahat sejenak.

Dalam tes ini untuk mendapatkan nilai sempurna paling tidak kamu harus bisa melakukan pull up sebanyak 17 kali, dan penghitungannya akan dilakukan oleh petugas. Pull up harus dilakukan dengan benar, kalau tidak ya tidak dihitung sama petugasnya. (Kalau tidak salah lagi dan lagi) Sebelum mulai akan dicontohkan bagaimana tata cara pull up yang benar.

Sebagai gambaran, pull up yang benar berdasarkan apa yang saya lakukan dulu adalah:
  • Tangan menggenggam mistar dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  • Saat mengangkat, batasannya adalah dagu harus di atas / melewati mistar.
  • Saat turun, tangan harus los turun ke bawah.
  • Kaki tetap lurus ke bawah.
Pull up sendiri bagi saya merupakan tahapan tes SKB kesemaptaan yang paling berat, bisa dibilang lebih berat daripada rindu. Apabila belum terbiasa, mungkin akan sulit untuk bisa mengangkat badan. Jadi, diperlukan latian rutin agar bisa mendapatkan nilai sempurna pada tahapan ini.

Sit Up (1 Menit)

Lanjut lagi ke tahapan berikutnya yaitu sit up, yang akan memegang kaki nantinya adalah petugas dan yang menghitung juga petugas. Saat pelaksanaan, gerakan sit up harus dilakukan dengan benar.

Saya sendiri saat menjalani tes ini sempat diberitahu sama petugasnya kalau gerakannya kurang benar, padahal perasaan saya sih sudah benar. Tapi memang begitulah hidup, apa yang kita pikir benar belum tentu benar di mata orang lain. huft. Untuk mendapat nilai sempurna dalam tahap ini, kamu minimal harus bisa melakukan gerakan sit up sebanyak 40 kali.

Sebagai gambaran, sit up yang benar adalah:
  • Mula-mula badan rebah di lantai
  • Saat mulai sit up, wajah harus sampai mencium lutut
  • Saat turun, posisi badan harus sampai nempel lantai.

Push Up (1 Menit)

Seperti tes-tes sebelumnya, para peserta akan diberi contoh dulu bagaimana cara push up yang baik dan benar. Apabila ada gerakan yang tidak benar maka tidak akan dihitung. Untuk mendapat nilai sempurna minimal peserta harus bisa melakukan gerakan push up sebanyak 42 kali.

Sebagai gambaran, push up yang benar adalah:
  • Push up dimulai dari bawah
  • Saat mengangkat, tangan harus sampai lurus
  • Badan tidak boleh bergelombang
  • Saat turun, tangan harus sampai menekuk.

Shuttle Run

Biasa dikenal dengan tes lari angka 8, dalam tes ini kita harus berlari secepat mungkin membentuk angka 8 di antara dua tiang sebanyak tiga kali putaran. Waktu itu karena tesnya ada di dalam gedung yang laintainya licin bagi beberapa sepatu, maka para peserta diperkenankan untuk memilih dia atau aku melepas sepatu (nyeker) atau tetap bersepatu.

Nantinya akan dicontohkan bagaimana cara lari angka 8 yang benar oleh petugas sebelum mulai tes. Selain kecepatan, yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan tubuh saat berputar. Saya sendiri dulu dua kali tergelincir jatuh. hiks. Untuk mendapatkan nilai sempurna, paling tidak waktu yang harus didapat saat melakukan 3 kali putaran tersebut minimal adalah 16 detik.

Menurut saya pribadi, untuk bisa menaklukan setiap tahapan yang ada di tes SKB kesemaptaan ini yang diperlukan adalah kebiasaan latihan. Jadi apabila saat ini kamu sudah terbiasa lari, pull up, push up dan lain sebagainya, saya yakin saat tes kamu akan mudah untuk mendapat nilai yang bagus. Bagi yang belum terbiasa, silahkan biasakan dirimu sekarang juga selagi masih ada waktu.

Ingat! Tidak ada yang instan di dunia ini, mie instan saja perlu proses untuk mengolahnya sampai siap dimakan. Selamat berlatih, jangan lupa ketika kamu bermalas malasan, ribuan pesaingmu sedang sibuk latihan untuk mendapat apa yang kamu inginkan.

Mungkin itu dia pengalaman singkat saya dalam mengikuti Tes SKB Kesemaptaan CPNS Kemenkumham Formasi Penjaga Tahanan 2017, semoga apa yang saya bagikan ini bisa bermanfaat untuk para pembaca. Akhir kata, saya ucapkan selamat berjuang untuk rekan-rekan yang akan menjalani Tes SKB Kesemaptaan Kemenkumham Tahun 2018, jangan lupa berlatih, berdoa, minta restu kedua orang tua, semoga diberi kelancaran dan kesuksesan. Aamiin.

Comments


EmoticonEmoticon