Pengalaman Tes SKB Wawancara CPNS Kemenkumham 2017 - Masiptek

Saturday, 10 November 2018

Pengalaman Tes SKB Wawancara CPNS Kemenkumham 2017

Pengalaman Tes Wawancara

Halo, perkenalkan saya Hamba Allah dan ini merupakan postingan lanjutan dari dua postingan sebelumnya yang membahas mengenai pengalaman ketika menjalani tes di Kemenkumham untuk formasi penjaga tahanan yaitu Pengalaman Tes CAT SKD dan Pengalaman Tes SKB Kesemaptaan.

Setelah bersusah payah untuk melakukan tes kesemaptaan, akhirnya satu tes lagi yang akan menentukan langkah diterima atau tidaknya menjadi seorang cpns di kemenkumham, tes tersebut adalah Tes SKB (Seleksi Kemampuan Bidang) Wawancara.

Warning! Pengalaman ini lebih khusus untuk laki-laki, sedangkan untuk perempuan mungkin ada perbedaan. Karena pada saat tes dulu, antara laki-laki dan perempuan tidak dijadikan satu.

Untuk tes tahap ini dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Jawa Timur. Jadi awal mulanya setiap peserta harus sabar menunggu untuk dipanggil masuk, ketika sudah masuk nantinya akan ada pemeriksaan tato dan bekas tindik oleh panitia. Jadi tiap peserta tidak boleh memiliki tato maupun bertindik.

Setelah melewati pemeriksaan tersebut, para peserta akan diarahkan ke tempat penitipan barang (tas) untuk menitipkan semua barang bawaan mereka kecuali map yang berisi sertifikat. Yup, hampir seluruh peserta pada saat itu membawa sertifikat keahlian mereka masing-masing.

Saya sendiri pada saat itu membawa beberapa sertifikat komputer dan kursus bahasa inggris, dengan harapan bisa membantu dalam tes wawancara.

Baca juga: Catat! 7 Channel Youtube yang Bisa Bikin Kamu Tambah Pinter

Setelah menitipkan barang, saya dan peserta lain menuju ke tempat di mana wawancara dilakukan (di lantai 2) dan di situ antre terlebih dahulu untuk mendapatkan giliran masuk.

Tak lama menunggu, akhirnya giliran saya tiba. Saat masuk ke dalam ruangan terdapat banyak meja dan disetiap meja sudah menunggu 2 orang penguji (pewawancara). Pertama kali masuk, saya melihat semua peserta sudah fokus dengan wawancara mereka masing-masing.

Ada yang sedang mempraktekan keahlian bela diri, baris berbaris, ada yang sibuk menjawab pertanyaan dan lain sebagainya. Melihat pemandangan tersebut membuat saya jadi agak ndredeg, karena ini adalah tes akhir yang jadi salah satu penentu bisa lolos atau tidak.

Singkat cerita saya menuju ke meja tes wawancara, mengucapkan salam dan disambut hangat oleh dua orang bapak-bapak sembari mempersilahkan saya duduk. Saya duduk dan menaruh map piagam di meja namun yang bikin aing kaget, bapaknya bilang "turunin" sambil nunjuk map dan secara refleks map itu saya ambil dan taruh bawah.

FYI: Setelah tes saya tanya beberapa teman, ternyata memang ada yang disuruh menunjukkan sertifikat ada pula yang sertifikatnya tidak dilihat sama sekali. Jadi mungkin tergantung mood si pewawancara kali ya kalau masalah ini.

Pertama dulu kalau tidak salah saya ditanya tentang pertanyaan dasar seperti nama, alamat dan sejenisnya. Ditanyain juga tentang hasil kesemaptaan lari dapat berapa? pull up dapat berapa?

Kemudian baru ditanyai tentang keahlian, pertama saya dulu ditanya bisa baris berbaris? Saya jawab bisa, eh langsung disuruh praktek. Jadi si bapak yang beri komando, saya disuruh hadap kanan, hadap kiri, jalan ditempat, maju jalan dan lain-lain.

Setelah selesai, saya kembali duduk kemudian ditanya lagi bisa bela diri? Saya jawab bisa dan langsung disuruh praktek (lagi) gerakan silatnya, disuruh juga praktek gerakan apabila ada yang nyerang dari arah belakang.

Selesai praktek silat, saya duduk lagi dan ditanyai bisa bahasa inggris? Saya jawab bisa lagi, kemudian si bapak langsung auto nanya pakai bahasa inggris dan saat itu saya paham artinya tapi mau bales jawab pakai bahasa inggris kok agak susah, terus mau gak mau jadinya saya jawab saja pakai bahasa indonesia. hehe.

Si bapak nanya lagi, bisa komputer? Untuk kesekian kalinya saya jawab bisa pak. Pertanyaan dilanjutin, apa program yang kamu kuasai? Karena saya punya sedikit basic di desain grafis jadinya saya sebut program photoshop sama illustrator, tak lupa juga saya menyebut sebagian besar keluarga dari microsoft office yaitu word, power point sama excel.

Baca juga: Cara Membuat Hati Dengan Illustrator

Untuk pertanyaan ini saya tidak disuruh praktek namun ada teman saya yang disuruh praktek ngedit foto pakai photoshop langsung di tempat. uwow mantul sekali.

Setelah pertanyaan tentang keahlian tadi, saya diberi pertanyaan kembali seputar pekerjaan yang saya lamar ini. Pertanyaannya sih seperti apa alasan kamu mendaftar? Apakah siap kalau ditempatkan di mana saja? Apa yang akan kamu lakukan kalau saat bekerja nanti ada masalah seperti ini? Dan lain sebagainya.

Alhamdulillah semua pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara bisa saya jawab semaksimal mungkin (menurut saya pribadi). Dan di akhir wawancara saya diberi saran oleh beliau-beliau dan tak lupa juga beliau mendoakan supaya saya lolos, baik sekali deh pokoknya.

Akhirnya, tes wawancara selesai. Saya beranjak dari kursi untuk keluar dari ruangan dan menuju ke tempat penitipan tas dan bergegas untuk kembali pulang ke rumah. Selesai.

Tips Untuk Tes Wawancara:

Sebenarnya yang diperlukan untuk melewati tes skb wawancara kemenkumham ini adalah persiapan. Persiapan yang dilakukan mulai dari persiapan materi, mental dan juga fisik.

Materi yang perlu kamu siapkan adalah pengetahuan tentang formasi apa yang kamu lamar, bisa mulai dari sejarahnya bagaimana, pekerjaannya itu bagaimana, seluk beluknya bagaimana, hal-hal apa saja yang berkaitan dengan pekerjaanmu nantinya dan lain sebagainya.

Persiapkan mental sebaik mungkin, tunjukan sikap yang terbaik dan jangan sampai merasa nervous karena nanti takutnya kalau sudah nervous kamu jadi gagal move on fokus untuk menjawab pertanyaan dari si pewawancara. Hal lain yang tak kalah penting adalah jaga kondisi fisik. Kondisi fisik itu penting namun sering kali diabaikan. Jangan sampai pada waktu tes wawancara kamu malah sakit.

Mungkin itu dia pengalaman singkat saya dalam mengikuti Tes SKB Wawancara CPNS Kemenkumham 2017, semoga apa yang saya bagikan ini bisa bermanfaat untuk para pembaca. Akhir kata, saya ucapkan selamat berjuang untuk rekan-rekan yang akan menjalani Tes SKB Wawancara Kemenkumham Tahun 2018, jangan lupa semangat, berdoa, minta restu kedua orang tua, semoga diberi kelancaran dan kesuksesan. Aamiin.

Comments

4 komentar

kalo kata saya sih sebelum tes wawancara pokoknya jangan begadang 😁

Biar ndak ngantuk dan badan tetep prima ya kang :)
Btw, apa kabar nih lama enggak saling sapa? Hehe

bahkan ada yg mengatakan klo abis begdang tensinya naek jadi yaaa gampang cepet marah,

alhamdulillah saya bae" aja, gmna kabar ?
udah lama gak ngeblog lagi, skrg mulai aktif lagi 😁


EmoticonEmoticon